10 Manfaat Mengejutkan Dari Cinta Terhadap Kesehatan

“I need somebody to love,” lantun Beatles, dan mereka benar. Cinta dan kesehatan terjalin dalam cara yang sangat mengejutkan. Manusia mampu memiliki koneksi, dan jika kita bisa membangun sebuah hubungan yang sangat baik maka imbalannya sangatlah besar.

“Tidak ada bukti yang menyatakan bahwa sebuah hubung romantic yang hangat dan sangat bergairah memiliki keuntungan terhadap kesehatan. trulum Orang yang jatuh cinta bisa merasa indah dan menyakitkan dalam waktu yang sama. Semua rasa naik dan turun itu bisa menjadi sumber stress,” jelas Harry Reis, PhD, co-editor of the Encyclopedia of Human Relationships.

Sebagian besar penelitian di sini adalah pernikahan, namun Reis memperluasnya untuk hubungan yang lain. Misalnya dengan pasangan, orang tua dan teman. Kuncinya adalah merasa terhubung dengan orang lain, merasa dihormati memiliki nilai bagi orang lain dan punya rasa memiliki. Berikut 10 cara yang menghubungkan anatar cinta dengan kesehatan:

Jarang berkunjung ke dokter
The Health & Human Services Department melakukan riset terhadap perkawinan dan kesehatan. Salah satu temuan yang paling mengejutkan adalah orang menikah lebih jarang berkunjung ke dokter dan rata-rata kunjungan ke rumah sakit menjadi lebih singkat. “Tidak ada yang tahu kenapa hubungan percintaan yang baik bermanfaat untuk kesehatan. Logikanya adalah manusia telah dilahirkan untuk bersosialisasi dalam sebuah grup sosial. Jika hal ini tidak terjadi maka sistem biologis akan menjadi kewalahan.

Teori lain mengatakan bahwa orang-orang yang ada dalam lingkaran pernikahan akan saling merawat baik diri mereka maupun pasangannya. Pasangan mungkin akan membuat Anda jujur tentang kebersihan mulut Anda. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan baik diterjemahkan menjadi berkurangnya penyakit.

Depresi Berkurang
Menikah dan tetap menikah dapat mengurangi depresi baik pada pria maupun wanita. Temuan ini tidak mengherankan, karena isolasi sosial dengan jelas terkait dengan tingginya tingkat depresi. Yang menarik, pernikahan juga berkontribusi terhadap penurunan mengkonsumsi alcohol dan penyalahgunaan obat.

Menurunkan Tekanan Darah
Sebuah pernikahan yang baik sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah Anda. Itulah kesimpulan dari peneliti di the Annals of Behavioral Medicine. Para peneliti menemukan orang-orang yang kehidupan pernikahannya bahagia memiliki tekanan darah terbaik, diikuti oelh yang single.

Berkurangnya Kecemasan
Saat berhubungan dengan rasa cemas (anxiety), hubungan yang stabil berlandaskan cinta unggul jauh dibandingkan sebuah romantisme baru. Para peneliti dari State University of New York di Stony Brook menggunakan functional MRI (fMRI) dan melakukan scan untuk melihat otak orang-orang yang sedang jatuh cinta. Mereka membandingkan pasangan baru yang penuh gairah dengan pasangan yang telah berhubungan lama. Kedua grup ini menunjukkan aktivasi dari bagian dari otak yang berhubungan dengan cinta.

Kontrol Penyakit Dengan Alami
Penelitian fMRI mengungkapkanhal lain dari pasangan yang telah lama berhubungan –  bagian otak yang mengontrol penyakit jauh lebih aktif. Dari 127 ribu orang dewasa yang diteliti, orang menikah biasanya lebih sedikit mengeluh sakit kepala dan sakit punggung.

Bahkan studi kecil yang dipublikasikan di Psychological Science menunjukkan bahwa 16 wanita menikah yang melakukan electric shock, saat mereka memegang tangan suaminya, otak yang berkaitan dengan stress menunjukkan respon lebih sedikit.

Manajemen Stres Lebih Baik
Jika cinta mampu membantu orang mengatasi rasa sakit, bagaimana dengan stress? Menurut Arthur  Aron PhD, salah satu penulis pada penelitian tersebut, jika Anda menghadapi stress dan Anda punya dukungan dari seseorang yang mencintai Anda, maka Anda dapat mengatasi stress itu dengan lebih baik.

Berkurangnya Pilek
Setelah melihat indahnya sebuah hubungan bisa mereduksi stress, kegelisahan dan depresi, bagaimana dengan peningkatan sistem kekebalan tubuh? Menurut peneliti di Universitas Carneige Mellon, orang yang memiliki emosi positif lebih jarang terserang penyakit seperti flu dan demam.

Penyembuhan Lebih Cepat
Kekuatan dari sebuah hubungan yang positif juga mampu membuat sebuah luka lebih sembuh lebih cepat. Para peneliti di Ohio State University Medical Center menghadiahkan luka lecet pada pasangan menikah. Luka-luka tersebut sembuh hampir dua kali lebih cepat pada pasangan yang berinteraksi dengan hangat dibandingkan mereka yang sering bertengkar.

Hidup Lebih Lama
Dengan menggunakan data dari the National Health Interview Survey, peneliti menemuka data bahwa orang yang tidak pernah menikah 58% akan meninggal lebih cepat dibandingkan orang yang menikah. Dengan kata lain, orang yang menikah akan hidup lebih lama karena mereka merasa dicintai dan memiliki hubungan.

Hidup Lebih Bahagia
Hal ini mungkin sudah terlihat jelas bahwa salah satu manfaat cinta adalah membuat hidup menjadi lebih bahagia. Sebuah studi alam Journal of Family Psychology menunjukkan kebahagiaan lebih tergantung pada kualitas hubungan keluarga daripada tingkat pendapatan. Jadi kita memiliki bukti ilmiah bahwa, setidaknya dalam beberapa hal, kekuatan cinta mengalahkan kekuatan uang.